Tindak Lanjut Workshop Apjatel Surabaya 2015

Rencana Pilot Project Apjatel di Surabaya, program sinkronisasi saluran bersama microduct 7 ways dari Dharmala Intiland ke Kawasan Graha Family Darmo, total 14,5 Km yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2015

  • Praktek eksklusivitas dalam kawasan maupun gedung menjadikan biaya jaringan telekomunikasi menjadi mahal. Untuk itu harus dilakukan pengaturan yang tegas dengan penetapan tariff batas maksimum. Pelanggaran terhadap ketentuan merupakan tindakan kriminal.

    Harapan Anggota APJATEL
  • Frekuensi C- band 3400 – 4200 MHz untuk downlink dan 5925 – 6425 untuk uplink adalah jenis frekuensi yang paling banyak digunakan di Indonesia karena memiliki redaman hujan yang sangat baik sehingga cocok untuk iklim tropis yang curah hujannya sangat tinggi. Diharapkan Pemerintah untuk menolak proposal/usulan dari GSMA nantinya pada rapat WRC-15, agar pita frekuensi C-band tidak digunakan secara bersama (co-sharing), karena akan merugikan pihak Penyelenggara Jaringan dan layanan berbasis satelit dan VSAT karena tingkat interferensi akan menjadi tinggi terhadap stasiun bumi.

    Harapan Anggota APJATEL
  • Adanya ketentuan penyiapan dana jaminan yang tinggi bagi para pelaksana pekerjaan (kontraktor) di lapangan agar berhati-hati dan menghindari perusakan terhadap jaringan telekomunikasi yang sudah terpasang.

    Harapan Anggota APJATEL
  • Konsorsium pemerintah dan swasta dalam perencanaan dan pembangunan jalur sub-duct backcone fiber optik di jalur utama (jalan protocol) pada setiap kota, sehingga estetika kota terjaga, penyediaan tiang telekomunikasi bersama dengan ukuran yang memadai untuk penyebaran jaringan akses ke pelanggan sehingga lebih cepat dan ekonomis, tidak tumpang tindih dan semrawut.

    Harapan Anggota APJATEL
  • Meminta percepatan keterlibatan pemerintah langsung terhadap investasi jaringan fiber optik berkapasitas besar antar propinsi khususnya di luar Pulau Jawa, baik melalui alokasi dana APBN maupun dana non APBN (seperti dana USO), sehingga dapat menurunkan biaya koneksi antar daerah, yang selama ini menjadi faktor utama mahalnya biaya telekomunikasi di daerah.

    Harapan Anggota APJATEL
  • Terciptanya kondisi kemudahan dan penyederhanaan ijin pembangunan jaringan telekomunikasi di daerah-daerah, seperti sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam ijin pembangunan jaringan serat optik, pengurusan ijin jaringan daerah satu atap, penghapusan pungutan daerah untuk penyediaan infrastruktur jaringan telekomunikasi sehingga akselerasi pembangunan National Broadband Indonesia dapat terwujud.

    Harapan Anggota APJATEL

Munas APJATEL I

Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (APJATEL Indonesia) menyelenggarakan MUNAS I di Hotel Mulia Jakarta, 23 April 2015, yang di hadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Bapak Rudiantara.

  • Rangkaian Acara Munas I APJATEL

    Jakarta, 23 April 2015

  • Seremoni Munas I APJATEL

    Jakarta, 23 April 2015

  • Ramah-tamah Munas I APJATEL

    Jakarta, 23 April 2015

  • Peresmian Munas I APJATEL

    Jakarta, 23 April 2015